Materi 12 TSM Pemeriksaan dan Perbaikan Sistem Sinyal Pada Sepeda Motor ( Indikator Posisi Gear ).

 

Lembar Kerja Siswa

Klik Disini

Lembar Kerja Praktek

Klik Disini

Indikator Posisi Gear.

Yang dimaksud dengan Indikator posisi gear sepeda motor  adalah lampu indikator pada speedometer sepeda motor yang menunjukan tingkat posisi gear.

Indikator posisi gear hanya ada pada sepeda motor tipe cub dan sport, jumlah lampu indikator tiap pabrikan sepeda motor beragam, ada yang lima posisi ( empat kecepatan ) yaitu Netral ( N ), gigi 1, gigi 2, gigi 3 dan gigi 4. Dan ada yang enam posisi ( Lima kecepatan ) yaitu Netral ( N ), gigi 1 ( kebelakang ), selanjutnya gigi 2, gigi 3, gigi 4 dan gigi 5 kedepan.

1.      Cara Kerja Lampu Posisi Gear.

Ketika kunci kontak ON, arus listrik dari baterai mengalir melalui sekring utama ( 15 A ) kemudian ke kunci kontak. Dari kunci kontak diteruskan ke sekring bantu ( 10 A ) dan kemudian ke lampu indikator posisi gear yang ada pada speedometer. Dan selanjutnya arus diteruskan ke swit gear yang kemudian ke Shift Drum dan kemassa ( Ground ). Pada swit gear tedapat kontak point yang berhubungan dengan Shift drum, yang akan berubah konektivitasnya tergantung dari posisi gear.














Pada sepeda motor, Shift Drum terhubung dengan gigi transmisi. Perubahan mekanis pada Shift Drum mengikuti perubahan mekanis pada gigi transmisi. Dan penghubung perubahan itu diteruskan ke permukaan Swit Gear.

2.      Pemeriksaan Dan Perbaikan Lampu Posisi Gear.

Jika lampu indikator posisi gear tidak menyala, maka perlu dilakukan pemeriksaan pada rangkaian kelistrikan posisi gear :

1)   Lakukan pemeriksaan baterai, pastikan baterai tidak rusak. Nilai tegangan minimal baterai untuk motor Honda dan Suzuki yaitu 12,4 V dan untuk Yamaha 12,8 V.

2)  Lakukan pemeriksaan sekring secara visual, pastikan sekring tidak putus. Untuk lebih yakin, gunakan Ohmmeter, arahkan pada  di Ohmmeter dan sentuhkan kedua probe pada kedua ujung kaki sekring, positif – negatif probe boleh dibalik. Pastikan harus terdapat kontinuitas ( hubungan ) yang ditunjukan adanya pergerakan pada jarum Ohmmeter. Bila tidak terdapat kontinuitas, maka dipastikan sekring putus.



3)   Pastikan lampu indikator yang terpasang adalah lampu khusus indikator gear yaitu tipe T5. Lampu T5 merupakan lampu tancap khusus untuk lampu Indikator gear, besar daya lampu T5  adalah 1,7 Watt sampai dengan 2 Watt.

Lampu Indikator gear juga dapat menggunakan lampu tipe T10 yang biasa digunakan pada lampu senja dan lampu sein, besar daya lampu T10 adalah 5 Watt.

Tapi disarankan pada indikator lampu gear menggunakan lampu T5, yang merupakan bawaan dari pabrik.


4) Lakukan pemeriksaan semua bohlam lampu indikator posisi gear. Cara pemeriksaannya sama dengan cara pemeriksaan sekring. Perhatikan langkahnya berikut ini : arahkan ohmmeter pada  dan sentuhkan kedua probe pada kedua kaki bohlam lampu Indikator. Pastikan terdapat hubungan atau kontinuitas, yang ditunjukan oleh adanya pergerakan pada jarum penunjuk dilayar Ohmmeter.











5) Lakukan pemeriksaan kontinuitas kabel swit gear sampai ke kabel indikator gear yang ada di speedometer. Berikut ini warna kabel swit gear untuk motor Honda Cub :

Pada setiap pabrikan motor terdapat perbedaan pada kabel swit gear, misalkan untuk motor Honda, Yamaha dan Suzuki. Diberikan tabelnya dibawah ini :










6)   Selanjutnya periksa juga permukaan Swit dan Cap Spring, pastikan tidak kotor atau aus.

























7)  Lakukan pemeriksaan pada pin konektor 6P dengan massa, sambil posisi gear dipindah – pindah.



Posisikan tuas gigi pada posisi gigi tertentu, dan pastikan terdapat kontinuitas ( hubungan ) disaat pin yang diperiksa dihubungkan dengan massa. Berikut teminal – terminal yang harus diperiksa :


Tabel itu menunjukan bahwa :

Pada gigi 1, massa dengan kuning lis merah harus ada hubungan.

Netral, massa dengan hijau muda lis merah harus ada hubungan.

Pada gigi 2, massa dengan hitam lis biru harus ada hubungan.

Pada gigi 3, massa dengan putih lis biru harus ada hubungan.

Pada gigi 4, massa dengan ping harus ada hubungan.


8) Lakukan pemeriksaan pada keseluruhan konektor ( sambungan ) dari baterai – Sekring Utama – Kunci Kontak – Sekring Bantu – Lampu Indikator Gear – Swit Gear – Cap SpringShift Drum – Massa ( Ground ). Pastikan keseluruhannya tidak ada yang putus atau kendor, jika semua tahapan dari pemeriksaan poin ke-1 sampai poin ke-8 dilalui dengan baik dan benar, maka permasalahan pada lampu posisi gear tentu dapat teratasi.


Sumber :

Manual Book Honda, Yamaha dan Suzuki.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi 1 TSM Sistem Pengisian Sepeda Motor